Mereka Ibu, Mereka Makhluk Paling Istimewa

MEREKA IBU, MEREKA MAKHLUK YANG PALING ISTIMEWA


Sejak kecil kita sudah mendapat petuah dari orang tua bahwa jika ingin menjadi orang bahagia, maka bahagiakanlah ibu kalian, dan jangan lupa kemanapun melangkah serta akan melakukan sesuatu mintalah restu dari nya. Hal ini dikarenakan seorang ibu dikaruniai Allah Yang Maha Kuasa dengan berbagai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh makhluk Allah lainnya.

Betapa Pentingnya Doa Ibu

Doa sebagai salah satu bentuk benda yang tidak tampak pada intinya dan juga merupakan gelombang-gelombang atau vibrasi. Doe Childre ahli Neuroscience dari Amerika serikat mengatakan bahwa pikiran dan perasaan merupakan medan elektromagnet (yang saling menarik), sehingga dengan begitu keduanya memiliki kekuatan listrik yang bersifat magnetik. Setiap kali kita berfikir, sesungguhnya kita sedang melayangkan atau menerbangkan suatu (aksi) elektromagnetik ke udara dan tanpa menunggu persetujuan dari siapapun, aksi itu otomatis akan membentur suatu quanta lainnya dan menimbulkan rantai reaksi elektromagnetik yang serupa kualitasnya. Hal itu terjadi nonstop 24 jam sepanjang hidup kita, dengan atau tanpa kita sadari. Jadi lebih mudahnya dipahami bahwa ketika kita berpikir sial misalnya, maka sama nilainya kita mengetik kesialan-kesialan di dunia untuk menghampiri kita.
Disinilah agama mengajarkan kepada setiap Ibu untuk selalu berpikir positif, karena do'a nya mujarab, artinya permohonan ibu untuk anaknya langsung didengar Allah SWT. Secara agama do'a adalah ibadah, oleh karena itu perlu pemanfaatan secara maksimal untuk kebaikan dan keberhasilan putra-putrinya.

Sentuhan Ibu-Anak, Lebih Kuat daripada Kontak Emosional

"Allah tak akan menyanyangi siapa saja yang yang tidak menyayangi manusia", begitulah yang diajarkan Rasul SAW, dan juga"Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya" sabda beliau.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sentuhan memiliki kekuatan dua kali lipat dalam melawan stres, juga meningkatkan imunitas dan mempercepat kesembuhan. Andrew Goldstein, seorang ginekolog di Johns Hopkins School of Medicine, Baltimore Amerika serikat, mengatakan bahwa keintiman dengan bergandeng tangan saja bisa menurunkan level hormon pemicu stres.

Sentuhan adalah satu-satunya dari lima indera yang tidak terpengaruh oleh usia. Saat kita menua, indera penciuman menjadi kurang tajam, indera perasaan sulit membedakan, indera pendengaran menurun dan penglihatan memerlukan bantuan, tetapi indera peraba kita tidak pernah berubah. Malah, kebutuhan untuk menyentuh dan disentuh meningkat. Oleh karena itu kita bisa melihat betapa ekspresi kebahagiaan seorang ibu ketika kita menyentuhnya dengan penuh kasih sayang.

   Baca Juga : tak kenal maka tak sayang, tak paham bisa bernasib malang

Diane Ackerman, penulis buku A Natural History of the Senses menyatakan bahwa sentuhan akan berpengaruh pada seluruh organisme. "Sentuhan lima kali lebih kuat dari kata-kata dan kontak emosional. Tidak ada indera lain yang mudah dibangkitkan selain lewat sentuhan". Bagi yang beragama Islam biasanya selesai sholat berjamaah, berjabat (Salim) dengan cium tangan, apalagi dengan diselipkan kata-kata indah, ini akan sangat berarti bagi keduanya. Demikian pula hal ini bisa dimanfaatkan oleh seorang ibu terhadap anak-anaknya, agar mereka merasa nyaman, tenang dan aman berada di sisi ibunya.

Kisah Ibu yang Kurang Peduli Terhadap Anaknya

Pada tahun 1960, antropolog Spanyol-Jean-Claude Auger menerima laporan dari nomads digurun Sahara bahwa ada seorang anak telah berjalan bebas di gurun. Ia pergi untuk melakukan investigasi, ia melihat seorang anak laki-laki bersama sekumpulan gazelles (kijang gurun). Antropolog tersebut kemudian memperhatikan anak tersebut, dan betapa kagetnya ia ketika melihat anak tersebut berkomunikasi dengan kawanan hewan tersebut sambil memakan akar-akaran, kadal, dan cacing.

   Baca Juga : pahlawan pengisi Kemerdekaan

Auger kembali dua tahun kemudian dengan tentara Spanyol untuk menangkap anak tersebut. Tetapi ketika mereka mencoba untuk mengejar, Jeep yang ditumpanginya terbaik. Tahun 1966, Auger membuat satu upaya terakhir untuk menangkap anak dengan helikopter dan jaring, tetapi juga tidak berhasil menangkap anak tersebut.

Maksimalkan Keistimewaan Ibu

Banyak kita lihat dalam realita betapa seorang anak akan mengalami ketimpangan dalam hidupnya ketika mereka tumbuh kembang tanpa sentuhan kasih sayang seorang Ibu. Oleh karena itu wajib dimaksimalkan karunia Allah ini untuk kesuksesan putra-putri kita dengan mendoakannya setiap saat. Pada saat kita dekat, berikan sentuhan-sentuhan secara fisik dan ketika jauh kita berikan sentuhan-sentuhan teriring doa serta komunikasi yang indah. 

Semoga kita menjadi seorang Ibu yang sangat dirindukan keberadaannnya oleh keluarga, utamanya buah hati, yakni putra putri tercinta, aamiin.

Comments

  1. Inilah, beberapa hal betapa pentingnya seorang Ibu hadir di kehidupan kita

    ReplyDelete

Post a Comment